February 2012
21 posts
1 tag
http://www.fahdisme.com/2012/02/valentine.html →
Akhirnya, tinggalkanlah keragu-raguan dan hal-hal yang samar, tak usah bimbang: Cinta tak hanya tersedia pada 14 Februari. … Dan maaf, saya tidak merayakan Valentine. :) Fahd Djibran | 13.02.12
Read more: http://www.fahdisme.com/2012/02/valentine.html#ixzz1mGPabfIq
1 tag
Catatan Ahmad Wahib 9 Oktober 1969
Aku bukan nasionalis, bukan katolik, bukan sosialis. Aku bukan buddha, bukan protestan, bukan westernis. Aku bukan komunis. Aku bukan humanis. Aku adalah semuanya. Mudah-mudahan inilah yang disebut muslim. Aku ingin orang menilai dan memandangku sebagai suatu kemutlakan (absolute entity) tanpa menghubung-hubungkan dari kelompok mana saya termasuk serta dari aliran apa saya berangkat....
Son : "Pak.. Bu.. boleh ga saya nikah sekarang?"
Dad : "Heh.. ngomong apa kamu? Nikah ! Nikah ! Gundulmu itu !"
Mom : "Mbok ya sadar Nak, kamu kuliah masih semester berapa? bapak ibu ndak pernah ngalarang kamu ikut aktivitas.. apa itu namanya.. ee?"
Son : "Da'wah.."
Mom : "iya da'wah!! tapi jangan aneh-aneh! Nikah saat kuliah, memangnya anak isterimu mau dikasih makan apa? dipikirkan yang dalam ya Nak.. jangan bicarakan lagi masalah nikah sebelum kamu lulus ya!"
Son : "tapi banyak godaan Bu.. Nggak kuat.."
Dad : "Puasa, Puasa !! katanya belajar agama, gitu aja ga ngerti.."
Son : "Sudah Pak.. sudah.."
beberapa semester berlalu dan anak tersebut sudah lulus kuliah..
Son : "Pak, saya sudah lulus.. tentang pernikahan?"
Dad : "eh, lulus itu artinya kamu pengangguran baru!"
Mom : "iya nak.. Kamu konsentrasi cari kerja dulu ya.."
kini sang pemuda tadi sudah berkerja
Son : "Pak.. Bu.. emm.. saya kan sudah kerja sekarang.."
Dad : "Kerja apa? serabutan gitu! tidak nyambung dengan kuliahmu! Hh.. dengarkan! Bapak mau bicara baik-baik. kamu cari pekerjaan yang mapan dulu, baru kita bicarakan pernikahan!"
Beberapa waktu berjalan, akhirnya pekerjaan di sebuah instansi bergengsi pun didapat si pemuda
Son : "Pak, saya sudah bekerja seperti harapan bapak"
Dad : "Lha kamu itu berangkat kerja masih pake motor yang Bapak belikan. Nanti ngomongin nikahnya kalo kamu sudah punya mobil"
dan beberapa waktu kemudian,
Son : "Pak.. Bu.. saya sudah punya mobil.."
Mom : "Lha mau tinggal dimana Nak?.. coba ya kamu usahakan punya rumah dulu.."
Dan pada suatu hari..
Son : "Pak.. Bu.. rumahnya sudah jadi. jadi kapan saya dinikahkan?"
Mom : "aduh Nak.. umurmu sudah 55tahun.. siapa yang mau?"
--end--
Nah, masukkan kisah ini ke dalam daftar hal-hal yang tak boleh terjadi pada diri kita. Saya tidak meminta anda menjadi penentang orangtua. Tidak. ini bukan soal patuh atau tidak patuh, taat atau membangkang. Bukan di situ subtansi masalahnya. Masalahnya ada pada kemandirian kita. Bangunlah ia sejak kini, agar kita memiliki kuasa atas pilihan-pilihan kita senditi. Jadilah anak yang berbakti dan juga mandiri. Mulailah dari visi yang jelas, masa depan yang terencana, kedewasaan, dan keberanian bersikap. Begitulah jalan cinta para pejuang, Saudaraku..
-------------------------------------------------------------
Berkelana dalam pilihan - Salim A. Fillah -
Ragillia Rachmayuni: Kick Andy Today →
ragilliarach:
Lagi nonton Kick Andy yang menghadirkan anggota-anggota yang melakukan Ekspedisi Fastorn Metro TV. Wah seneng saya denger cerita-cerita perjalanannya Bucek Dep, dkk. Pas mereka sedang di Uzbekistan apa Kirgistan gitu ya? Jadi tim itu mampir ke Makam Imam Bukhori Muslim. Jadi waktu mereka berkunjung ke makam yang megah itu, sudah malam dan gelap. Tapi penjaganya berbaik hati...
Tuhan itu tidak akan mengganti sesuatu dengan yang lebih buruk, pasti dengan...
– @karinpradita (via nadiaprimaw
)
banyak hal yang membuat kita seperti IDIOT meskipun sebenarnya kita PINTAR,...
– (via takedagawe)
4 tags
Kasus nenek curi singkong
Dari Milist sebelah,
Kasus tahun 2011 lalu dikab. prabumulih, lampung (kisah nyata),…… Di ruang sidang pengadilan, hakim marzuki duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU thdp seorg nenek yg dituduh mencuri singkong, nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya lapar,…. namun manajer PT. andalas kertas (bakrie grup) tetap pada tuntutannya, agar...
4 tags
Di mana ada kesempatan, ambil aja. Allah yang bakal nunjukin ini jalanmu atau...
– (via kuntawiaji)
1 tag
Orang yang sombong bukanlah orang yang gemar... →
Pengecut sejati adalah orang yang gemar menunda-nunda, memilih bersembunyi dibalik kenyamanan nasib yang belum tentu nyaman, mendewakan kemalasan, terlalu banyak alasan setiapkali akan memulai sesuatu, dan takut menerima resiko dari setiap keputusan yang difatwakannya. Sementara, Seorang Pemenang sejati adalah orang yang tidak mudah menyerah, tertawa menantang setiapkali diterpa resiko, berani...