Karena, wahai wastafel yang broken white, sepertinya ia ingin sekali manusia di seluruh dunia ini, hanya berpikir dan berkelakuan sama sesuai dengan apa yang ia pikirkan dan ia lakukan. Sepertinya ia ingin semuanya jadi seragam. Semuanya harus seperti ia.
Lalu kata wastafel kepada saya: Wahai manusia, Sesungguhnya dia yang marah adalah dia yang lemah, yang tidak bisa mengurus bahkan dirinya sendiri untuk tetap dalam kendali. Karena sesungguhnya apabila ia berlimu, justru itu seharusnya ia lebih menunjukan sifat dirinya yang bijaksana.